MATA HATI

deru suara hati

ADA YANG KHUSYUK TAPI SENDIRIAN


 

Jumat 10 Januari jelang Jumatan, Iphoneku berbunyi tanda pesan BBm masuk.

Kubaca isinya sebuah tauziah tentang keimanan , kubaca sekilas dan kemudian kulupakan.

Saat sedang sendiri dan pikiran melayang mendadak teringat tentang BBM tersebut dan kubaca ulang , ternyata isinya bagus banget .

Mengingatkan kita tentang datangnya suatu masa ketika apa yang tampak di mata kita ternya semuanya hanyalah semu belaka.

Sebagai contoh saya penggal satu paragraf BBM tersebut :

 

“Banyak orang baik tapi tak berakal

Ada orang berakal tapi tak beriman

Ada lidah yang fasih tapi berhati lalai

Ada yang khusyuk namun sibuk dalam kesendirian”

 

Suatu sat saya pernah menghitung hitung ketika berusaha melaksanakan sholat dengan sungguh sungguh dimana setiap bacaan dibaca dengan tidak tergesa gesa dan dengan pengucapan yang jelas.

Ternyata sholat 4 rakaat sekalipun maksimal hanya berlangsung selama 5-7 menit itupun dengan bacaan surat yang sedang panjangnya usai Al Fatihah.

Dan dalam tempo yang hanya sekian menit tersebut saya berusaha mendirikan sholat saya dengan sebaik baiknya , hingga kadang anak anak saya menggerutu kalau sholat berjamaah dengan saya karena dianggap terlalu lama.

 

Sering kali saat menunaikan sholat saya rasakan sulit sekali untuk berkonsentrasi , sudah berusaha fokus tapi pikiran berkelana entah kemana, berusaha serius tapi otak kembali melayang mikirin hal yang gak jelas.

Saking tidak jelasnya hingga kadang hal yang tidak penting sekalipun bisa teringat dengan jelas kala sholat, bikin hati ini membatin bahwa bener janjinya setan untuk menggoda umat manusia tanpa kenal lelah benar benar dilakukannya bahkan saat kita sholat.

 

Ketika pikiran ini kembali berkelana saat sholat saya mendadak tersadar, teringat akan isi BBM tempo hari  ” Ada yang khusyuk namun sibuk dalam kesendirian “. Jangan jangan inilah yang selama ini kulakukan terus menerus , merasa sholat dengan khusuk waktunya maksimal dan dipandang orang bahwa sholatku sangat khusyuk dan sungguh sungguh.

Tapi ternyata itu semua hanyalah semu belaka , hanyalah tipuan pandangan…………..ternyata aku tidak sedang serius memuja Allah tapi aku sedang asik dengan diri sendiri ,  asik mengikuti jalan pikiran yang menyesatkan membawa diri ke buaian alam yang indah tanpa arah dan terasa begitu lama. Padahal hanya 5-7 menit tapi mengapa terasa begitu lama ?

 

Saya seperti sedang ditampar dengan sekeras kerasnya , 24 jam waktu yang diberi Allah di dunia untuk melakukan hal hal lain mengapa hanya untuk yang sekian menit tersebut tidak bisa kita berikan utuh untuk NYA ?

Malu rasanya dikasi waktu yang sedemikan banyak untuk menikmati hidup ,  tapi tidak bisa memberikan waktu yang terbaik…..

hanya 5-7 menit terbaik saat subuh,zuhur,ashar,maghrib dan isya untuk sang maha pencipta ALLAH SWT.

 

Sungguh diri ini mesti harus belajar lebih banyak lagi……..

Sungguh diri ini mesti lebih menundukkan kepala lebih rendah lagi pada Allah……

Sungguh hati dan pikiran mesti ditata lagi…….

Sungguh selama ini aku memang terlalu asik dengan diri sendiri…..

———————————————–

Ditulis dengan penuh penyesalan dan untuk diingat selamanya…

 

 

 

 

 

 

27/01/2014 - Posted by | Keseharian

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: