MATA HATI

deru suara hati

APEC 2013 SEPENGGAL KISAH YANG TERTINGGAL


Sebenarnya sudah lama sekali saya ingin berbagi kisah dengan menulis tentang pelaksanaan pengamanan APEC 2013 yang berlangsung di Bali dari tanggal 6 – 8 September 2013, namun karena berbagai kesibukan hanya mampu mencicil sedikit demi sedikit hingga akhirnya mampu mempublikasikannya di blog kami hari ini.

Sejak ditugaskan di Polda Bali pada bulan Nopember 2011 hingga sekarang sudah tak terhitung lagi rasanya kami mendapatkan tugas pengamanan di Nusa Dua yang terletak di Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung. Untuk Polda Bali sendiri khususnya pada kegiatan Operasi Pengamanan yang berskala internasional dan melibatkan delegasi setingkat Kepala Negara ataupun menteri maka kegiatan tersebut akan dinamakan PURI AGUNG , yang biasanya diberi penomoran Puri Agung I , II dan seterusnya berurutan sesuai dengan banyaknya kegiatan selama 1 tahun kalender.

Pada awalnya saya sedikit heran mengapa kegiatan tersebut harus selalu dilaksanakan di Nusa Dua tepatnya di kawasan BTDC (  Bali Tourism Development Corporation) ,suatu kawasan seluas 350 hektar yang telah berdiri sejak tahun 1970 an. kawasan ini dimiliki olah BUMN yaitu PT BTDC dengan dibiayai oleh Bank Dunia dengan konsultan dari Jepang.

Dari peta ini jelas terlihat bahwa daerah Nuda Dua terletak di bagian kaki dari Pulau Bali , plus di bagian tersebut kemudian dipersempit lagi dengan dibangunnya kawasan BTDC yang memberlakukan satu pintu masuk. Dalam kawasan ini berdiri belasan hotel berbintang lima lengakap dengan segala fasilitas pendukungnya. Sementara untuk mendukung kawasan yang tertata sangat rapi dan indah  ini tersedia Gedung pertemuan dan Convention Hall berskala internasional, shuttle bus , rumah sakit , Mall , taman , pantai dan security yang siaga selama 1 x 24 jam. Sehingga dari kacamata keamanan sangat wajar bila pertemuan pertemuan berskala internasional di Bali selalu diadakan dikawasan ini. Lebih mudah dalam pengawasan karena hanya satu pintu masuk , akomodasi dan penginapan tersedia yang totalnya mencapai 10.00o kamar serta berbatsan dengan laut , tinggal melego jangkar beberapa kapal perang TNI AL maka amanlah sudah semuanya.

Adapun maksud, tujuan dan dari pendirian kawasan ini yang saya kutip dari situs resmi BTDC adalah :

“Mencerminkan karakteristik standard internasi­onal berskala tinggi bagi semua fasilitas yang diren­canakan terutama, prasarana peningkatan kwalitas estetik kawasan terutama landscapnya, serta budaya dan daya tarik pemandangan Bali yang unik. Serta dibangun sebagai kawasan pariwisata skala internasi­onal dengan cara, mengundang partisipasi hotel yang memiliki jaringan pemasaran internasional, menyaji­kan daya tarik yang unik dari Bali, melalui pengadaan festival Budaya dan sarana hiburan lainnya serta men­ciptakan panduan yang serasi dalam pengembangan kawasan yang tercermin dalam aneka ragam sarana-sarana yang disajikan maupun dengan menumbuh­kan suasana yang aman dan nyaman.” untuk lebih jelasnya dapat dilihat di http://btdc.co.id/bali.

Hanya sekedar info saja bahwa keluhan utama bagi kami personil Polda Bali yang ditugaskan di Nusa Dua adalah jarak tempuh yang cukup jauh dan macet , apalagi sebelum jalan tol dioperasikan. Dan terutama sulitnya mencari makanan dan minuman yang terjangkau kantong anggota di dalam kawasan, mengingat kawasan tersebut adalah kawasan pariwisata dengan kelas turis berkantong tebal ( Kuta dan Sanur lebih bersahabat untuk low cost tourist ). Mau pesen makan di hotel bintang 5   ?  Apa mampu ? Kalau harga teh manis saja bisa mencapai 100 Dolar he…he,…..

Lalu bagaimana dengan personil yang harus bertugas selama satu minggu dan pada hari H harus menginap disana ? Mesti pasrah tidur di mobil atau emperan manase hotel atau gudang. Lalu bagaimana kalau personil yang terlibat Pam adalah personil Polres Buleleng , Jembrana dan Tabana yang jarak tempuhnya diatas 3 jam dari Nusa Dua…….. jawabannya : “terima saja dengan hati senang , yang penting mission is well accomplished ”

Beberapa catatan yang menarik yang dapat saya sampaikan tentang KTT APEC ini adalah :

  1. Ribet dan membutuhkan pengorganisasian yang luar biasa untuk menampung ribuan delegasi dari berbagai negara termasuk kepala negaranya.
  2. Demi terselenggaranya APEC pemerintah membangun Jalan Tol pertama di atas laut yang 100 % karya anak bangsa plus merenovasi habis habisan Bandara Internasional Ngurah Rai.
  3. Rapat pertama pengamanan dilakukan setengah tahun sebelum acara berlangsung.
  4. Pemerintah melakukan evaluasi dengan membandingkan pelaksanaan KTT sebelumnya di Rusia yang dinilai banyak pihak kurang memuaskan karena , akomodasi yang jelek, tamu yang datang kurang dilayani dengan baik atau bahasa kita kurang  ” di uwongke” , fasilitas pers yang buruk serta jamuan makan Kepala negara yang lama dan membosankan serta menunya yang dirasa kurang enak , bayangkan sampai ke menu saja menjadi perhatian panitia APEC.
  5. PT Telkom dan Telkomsel selaku pendukung sarana telekomunikasi membuat suatu tenda raksasa yang mampu menampung 500 karyawannya yang telah berdiri sejak semingggu sebelum dimulainya acara yang disertai dengan beberapa mobile station untuk memperkuat jaringan wifi.
  6. Di gedung BICC2 ( Balai International Convention Center ) yang khusus disediakan buat pers dilengkapi dengan 1000 komputer layar datar all in one PC merek ADVANCE , telfon internet disamping komputer serta kecepatan internet yang tembus mencapai 100 mbps.
  7. Sebagai ilustrasi saja , ukuran file satu filem saat ini rata rata besarnya 800 Mega Byte , bila kecepatan internet sekitar 37,5 mbps maka untuk mendownload satu filem utuh hanya diperlukan waktu sekitar 3 menit……..apa tidak luar biasa tuh ……, sementara kapasitas terpasang mencapai 100 Mbps, kebayang nggak cepetnya ??????  Maka gedung ini menjadi tempat favorit saya untuk nongkrong sambil membawa laptop dan gadget buat berdownload ria berbagai program,lagu dan filem secara gratis dan super ceeeuuupaaaat.
  8. Berkaca dari APEC di Rusi maka wartawan sangat dimanja dalam kawasan press room ini , denfan fasilitas yang disediakan antara teh , kopi dan snack gratis. Kemudian dengan menunjukkan pass jurnalis maka akan dapat berbagai suvenir menarik dari beberapa sponsor seperti Telkomsel dan Bank Mandiri , ditambah lagi kursi kursi tempat istirahat yang nyaman plus koran dan majalah gratis nasional maupun internasional…..rupanya panitia tidak mau dapat kesan jelek dari para wartawan sehingga semuanya full service.
  9. Selama kegiatan berlangsung kurang lebih selama satu minggu , seluruh peserta APEC termasuk karyawan hotel diberi tanda masuk / pass khusus oleh panitia yang dilengkapi dengan foto dan data diri, ditambah lagi pemeriksaan yang ketat sebelum masuk ke kawasan BTDC.
  10. Khusus pada tanggal 6,8 dan 9 0ktober yaitu pada saat kedatangan dan kepulangan para kepala negara Bandara ditutup hampir 12 jam agar tidak menghambat penumpang umum.
  11. Khusus para CEO yang jumlahnya ratusan dan menggunkan peswat pribadi harus parkir di beberapa bandara di luar bali seperti Juanda dan Lombok karena terbatasnya tempat di Ngurah Rai.
  12. Hanya kendaraan dengan pass khusu yang dikeluarkan oleh panitia yang dapat masuk ke kawasan , termasuk kendaraan dinas TNI/Polri dan tidak ada kompromi untuk itu.
  13. Khusu untuk karyawan yang bekerja di dalam kawasan yang mencapai 5000 orang dilarang memasuki kawasan dengan kendaraan pribadi, panitia menyiapkan bus khusus yang antar jemput pada jam jam tertentu para karyawan hotel di beberapa titik yang telah ditentukan di luar kawasan dengan dikawal seorang polisi di dalamnya. Kesemuanya diawali dengan sosialisasi dan pemberitahuan kepada seluruh karyawan hotel,mall,theater,museum,dll yang bekerja dalam kawasan. ( Kebayang berapa bus yang mesti disediakan dan kesalnya para karyawan yang biasanya naik motor langsung sampai ke tempat kerja tapi sekarang mesti antri dan nunggu shuttle bus )

 

Sementara dari sisi pengamanan beberapa data dan fakta yang dapat saya sampaikan adalah :

  1. Dikuti dan dihadiri oleh 21 kepala negara anggota beserta istri plus 4 negara peninjau.
  2. Dihadiri oleh 2700 delegasi , 1200 CEO top dari seluruh dunia dan sekitar 3500 jurnalis dalam dan luar negeri
  3. Setiap kepala negara membawa minimal 5 orang menteri , LO, Walpri dan sejumlah staf khusus sehingga setiap negara peserta rombongannya dapat mencapai 50 orang atau lebih.
  4. Semua petugas yang berada dalam kawasan dilengkapi dengan pass khusus disertai foto dan data diri serta pass tersebut ada kelas dan warna yang berbeda, sehingga hanya berlaku dalam areal dan tempat tertentu sesuai dengan tugasnya.
  5. Semua kendaran dinas ditempel sticker khusus agar dapat masuk ke dalam kawasan.
  6. Di pintu gerbang pemeriksaan dilakukan secara gabungan oleh Satpam Kawasan , Polri dan TNI , dimana pada hari H pengecekan hanya boleh dilakukan oleh Paspampres ditambah perangkat x-ray yang melakukan scan pada kendaraan yang masuk.
  7. Total Personil Polri yang dilibatkan adalah 4346 personil dengan perincian : 2419 personil Polres , 1436 personil Polda dan 491 personil Mabes Polri.
  8. Densus 88 dikerahkan penuh  yang menginap di hotel di luar area dengan tugas utama mendata pergerakan jaringan yang mengarah pada ancaman kelancaran APEC.
  9. Standar rombongan setingkat kepala negara total berjumlah 17 kendaraan dengan perincian adalah 11 kendaraan termasuk mobil kepala negara , 2 motor PM , 2 motor Polri dan 2 Mobil Patwal dengan jensi Mazda 6 automatic transmission ( mobilnya bagus dan keren…pokoknya bangga deh melihatnya ).
  10. Saya yang bertugas sebagai Pamenwas di Hotel Nikko pada mulanya merasa heran karena melihat gladi iring iringan kendaraan kepala negara dilakukan belasan kali , setelah saya amati ternyata para petugas patwal tersebut ada yang berasal dari Polda Lampung , Metro Jaya , Jatim,Jabar,NTB,dll sehingga mereka bukan hanya mengecek waktu tempuh tapi juga menghapal rute karena bukan antap personil Polda Bali.
  11. Untuk iring iringan kendaraan Ibu kepal negara berjumlah total 11 kendaraan dengan perincian 3 roda dua dan 8 roda empat termasuk mobil Patwal. Sedangkan kendaraan setingkat menteri berjumlah 4 buah : 1 roda dua dan 4 mobil.
  12. Sebanyak 21 kepala negara menginap di 13 hotel yang terletak di dalam dan luar kawasan Nusa Dua.
  13. Setiap hotel tempat kepala negara menginap dijaga oleh 1 peleton Polri , 1 Peleton TNI , 3 personil BIN dan 10 personil Paspampres.
  14. Pada hari H polri berjaga pada areal yang dimulai dari gerbang /pos security hingga ke jalan raya.
  15. Dari loby hingga ke dekat kamar kepala negara dijaga paspampres dan kamar utama dijaga paspampres negara masing masing.
  16. Disetiap hotel tempat kepal negar menginap dilengkapi dengan 2 sniper , 1 barracuda untuk escape dan 1 landasan helicopter di maksimal 3 hotel yang berdekatan tempat para kepala negara menginap.
  17. Sebanyak 5 kapal perang RI melego jangkar di pantai Nusa Dua dan pada beberapa titik dipasang dengan rudal Mistral buatan Perancis yang berharga sekitar 3 M sebijinya yang ditarik dari Yon Arhanud di Malang.

 

Masih banyak lagi fakta yang belum saya tulis , namun saya kira sudah cukup menggambarkan bagaimana berat dan sulitnya mengorganisasikan dan mengoperasionalkan tugas pengamanan tingkat dunia.

Tapi alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan beban sedikit berkurang karena Obama tidak jadi datang karena ada penghentian sementara pemerintahan akibat tarik ulur masalah anggaran di Amerika.

Letih,lelah danbosan  itu sudah biasa , namun semua terbayar lunas dengan keberhasilan yang dibuktikan banyaknya negara yang belajar pada Polri dan pemerintah Indonesia dalam melaksanakan pengaman APEC 2013 seperti dari Australia, China dan Austria.

 

 

19/12/2013 - Posted by | Kedinasan, Keseharian

1 Comment »

  1. Ilustrasi yang bagus komandan. hehe. apalagi jika downloadnya menggunakan software IDM + 100 Mbps mungkin waktu untuk download movie lebih cepat jika dibandingkan dengan loading saat buka microsoft word

    Comment by Fanpage Polres Jembrana | 05/04/2014 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: