MATA HATI

deru suara hati

Jambi Kota kelahiranku


Apabila anda bertanya cintakah dengan kota Jambi? Maka saya akan menjawab, “Saya cinta sekali dengan kota Jambi, kota kelahiranku dengan segala kelebihan dan kekurangannya”. Pada edisi Kompas tanggal 13 Jnuari kemarin di halaman muka menceritakan seorang kakek yang berprofesi sebagai sais sado ( link bisa di lihat http://regional.kompas.com/read/2010/01/13/06471090/Rezeki.yang.Kian.Ciut.di.Usia.Senja ) . Sado adalah sebutan oleh orang Jambi untuk kereta yang ditarik dengan kuda , moda transportasi ini pernah mengalami masa keemasannya sampai dengan tahun 70 an untuk kemudian digerus jaman dengan pesatnya kepemilikan kendaraan bermotor dan perbaikan taraf hidup masyarakat.

Simpang Sado, menyebutkan nama tempat ini membuat pikiranku berkelana ke masa lalu , masa saat aku masih duduk di bangku Sekolah Dasar tepatnya SD Xaverius Jambi. Dulu sekolah ini merupakan salah satu sekolah elit di kota Jambi dan merupakan suatu kebanggaan untuk bisa bersekolah disana. Selain letaknya pada sentra ekonomi di tengah kota Jambi juga terkenal dengan pusat jajanannya yang terletak persis di depan sekolah kami ,memanjang dari ujung ku ujung kurang lebih 100 m. Apa saja bisa anda temukan disini dari mulai somay Bandung, empek empek, mie celor, gado gado , lontong sayur hingga penjual buah segar……..jadi pengen makan empek empek nih jadinya.

Jika anda keluar dari gerbang SD Xaverius dan kemudian berbelok kiri menuju jalan besar kurang lebih 50 meter dan kemudian berbelok ke kiri menyusuri jalan besar tersebut sejauh kurang lebih 250 meter maka kita akan bertemu sebuah perempatan yang dinamakan dengan SIMPANG SADO , dari namanya mudah sekali untuk menebak bahwa di simpang tersebut tempat mangkalnya tukang sado yang menawarkan jasa mengantar penumpang menuju ke suatu tempat.

Tempat itu sangat kami kenal selain tempat yang strategis untuk naik oplet atau menunggu kendaraan umum juga akses utama menuju ke daerah Pecinan di kota Jambi. Kemudian persis di sisi simpang yang letaknya diagonal dengan pangkalan tukang sado adalah kawasan perbankan yang ramai dikunjungi. Masih jelas dalam benakku saat pertamakali belajar menabung yaitu di Bank Danamon , kalau nabung cuma 500 perak tapi asik karena ruangannya ber AC jadi betah ngadem disana.

Seingatku hanya sekali aku pernah menggunakan jasa tukang sado tersebut yaitu untuk kelling Pecinan bersama orang tuaku, tapi ingatan tersbeut terasa samar samar namun hanya itulah kenangan yang tersisa selain bau kotoran kuda sebagai tanda bahwa anda berada di SIMPANG SADO ha…ha….ha…….

Mengingat kenangan masa kecil sungguh membuat hati ini rindu untuk menengok kampung halaman, namun apa daya tuntutan pekerjaan tidak memungkinkan untuk bisa pulang kesana, titip rindu buat kampung halaman nan jauh disana , kelak ku akan kembali dan mendarma baktikan tenaga ini buat kampung halaman tercinta……..

14/01/2010 - Posted by | Bebas

8 Comments »

  1. harusnya kita lengkapin dengan gambar gambar ya har….btw gua ada beberapa gambar jambi dahulu kala….dan gua rasa kita semua sebagai masyarakat jambi harus berhak dapat melihat gambar tersebut……
    Gambar gambar tersebut dibuat sekitar thn 1920an…tapi gua ga tau minta ijin ke siapa untuk mengupload foto2 tersebut…….

    Comment by Fred Soritu Rudiyanto | 20/01/2010 | Reply

    • Benar sekali, memang untuk membuat tulisan tadi bisa lebih berbicara perlu dilengkapi dengan berbagai foto atau gambar tentang berbagai objek tersebut sehingga para pembaca dapat melihat dengan jelas dan membayangkan tentang situasi yang dimaksud. Sayangnya ketika tulisan itu dibuat ada sedikit masalah dengan koneksi internet saya sehingga proses upload gambar menjadi terhambat. Kalau memang ada gambarnya tolong diemail dan akan segera saya attached ke tulisan ini, terimaksih atas komentarnya dan sering sering kunjungi kami di blog ini.

      Comment by harry | 21/01/2010 | Reply

  2. Assalamu’alaikum wr wb.
    Kami warga Jambi di Jogja bangga pada anda.

    Kunjungi grup facebook PMJY Jogja dan ikutlah bergabung bersama kami.

    Comment by Arbain M | 15/03/2010 | Reply

  3. Sudah jadi orang Jogja jadi bisa saya panggil Mas Arbain kalau begitu ya. Terimaksih atas kunjungannya ke Blog kami, terus terang saya merasa masih belum apa apa dan belum pantas untuk dibanggakan.

    Jogja juga kota yg penuh kenangan bagi saya, tempat saya bertugas pertama kali di tahun 96-99 juga tempat saya bertemu dengan istri tercinta.Saya doakan semoga sukses disana dan kita bisa berbuat sesuatu utk kota Jambi yg kita cintai.Segera meluncur ke FB…..

    Comment by harry | 29/03/2010 | Reply

  4. hai…saya ada mengetahui bahawa arwah datuk saya berasal dari jambi. sekarang saya mahu pergi ke jambi untuk melawat negeri asal datuk nenek moyang saya yang terdahulu. ada sesiapa yang sudi membantu saya?
    norsehana…from malaysia… i’ll visit jambi when i got enough information about this place. hopefully, anyone of u can help me.

    Comment by ayusuhana_11@yahoo.com | 25/02/2011 | Reply

  5. jd kngen pngen plang kjambi coz kluarga smua msh djmbi dan skrg aq di jkrta ,tp bntar lg aq mau plng kjambi tmpat klahiranku…

    Comment by Yasmin Tias | 28/04/2012 | Reply

  6. aku asli jambi, anak kasang garuda, depan kantor PU samping tanjung johor…dulupun aku SD di xaverius jambi (84-90)….inget nian dulu es kipas acek…gado2…trs tukang kerupuk yg lah tuo yg kakinya (maaf) “tengkot” kalo kito org jambi nyebutnyo (pincang)….bekelahi di kebun ceri dpn sekolah,,,wkkkk….ngerjoin PR pagi2 di BAnk BNI….aduuuuuuuhhh rindu nian masa2 itu…

    Comment by reza | 13/11/2014 | Reply

  7. simpang sado tak kan kulupo//hahahahah denger bank danamon tu bae la tebayang saat danamon msh logo lamo (lebah yo kalo dak salah)..samo lur, aku jugo pertamo punyo tabungan yo di danamo situ lah…pas pojok, kalo kito ke kiri gek nembus ke SMP 1/RS DKT apo theresia yo, aku lupo..trs kalo ke kanan yo ke simpang sado itu…toko buku “kijang mas”…..alamaaaaaaakkkk rinduuuuuuuu niaaaaann..kapan aku pacak kesano lg yo?????????

    Comment by reza | 13/11/2014 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: