MATA HATI

deru suara hati

KPK DILANDA PRAHARA


KPKKPK yang dianggap sebagai benteng pertahanan paling kokoh dan tidak mengenal kompromi dalam memberantas korupsi di Indonesia tiba tiba menjadi sorotan publik yang tiada habisnya. Bila biasanya berita tersebut tentang para anggota dewan yang terhormat, kepala daerah atau pengusaha yang berkolusi dengan Pejabat publik yang tengah diperiksa KPK . Namun kali ini berita tersebut justru tentang Ketua KPK Antasari Azhar yang menjadi tersangka atas kasus pembunuhan berencana terhadap Nasrudin Zulkarnaen Direktur PT Rajawali Putra banjaran pada tanggal 14 Maret 2009 .

Ternyata sorotan spot light terhadap KPK tidak berhenti sampai disana, ternyata bola yang sudah ditendang masih belum berhenti bergulir. Dalam pemeriksaan Antasarai Azhar ( AA) membuat pengakuan bahwa beberapa pejabat KPK telah menerima suap .

Lebih jauh lagi setelah menjalani pemeriksaan di Mabes Polri , Rabu 16 September Kepolisian telah menetapkan dua pimpinan KPK yaitu Chandra M Hamzah, dan Bibit Samad Rianto sebagai tersangka. Keduanya diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang dalam pencekalan bos PT Masaro Radiokom, Anggoro Widjoyo.

Dan bola masih terus menggelinding, Presiden kemudian mengeluarkan keputusan penonaktifan kedua ketua KPK tersebut berkait dengan statusnya sebagai tersangka. Selanjutnya pimpinan KPK  yang tersisa menyatakan bahwa KPK masih dapat berfungsi dengan normal walaupun hanya memiliki satu orang pimpinan.

Sejak ketua KPK AA dinyatakan resmi sebagai tersangka, menyusul lagi 2 pimpinan KPK hingga penerbitan Perpu ini telah banyak menimbulkan pro dan kontra dari berbagai kalangan baik masyarakat, akademisi serta LSM pendukung anti korupsi yang semuanya bermuara pada pernyataan ” Adanya usaha untuk pemggembosan /pemandulan KPK ” oleh pemerintah atau pihak pihak lain yang dirugikan dengan sepak terjang KPK dengan menggunakan tangan pemerintah.

Melihat kondisi ini dan demi berfungsinya KPK dengan normal maka Presiden selanjutnya mengeluarkan Perpu Plt Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memilih siapa yang layak untuk menjadi pimpinan KPK. Dalam Perpu ini disebutkan bahwa Presiden menunjuk 5 orang menjadi Tim Perumus Plt Pimpinan KPK yang terdiri dari, Menko Polhukam Widodo AS, Menkum HAM Andi Mattalatta, Adnan Buyung Nasution, Todung Mulya Lubis dan Taufiequrrachman Ruki. Mereka ditugaskan untuk mencari 3 nama Plt KPK dan dilaporkan kepada Presiden paling lambat 1 Oktober mendatang. Presiden akan melantik 3 Plt pada 2 Oktober 2009.

Keberadaan KPK sejak tahun 2002 telah memberikan angin segar bagi ekspektasi masyarakat untuk menciptakan good and clean governance yang tentunya adalah untuk kemajuan bangsa dan negara serta kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Berbagai pejabat pemerintahan dari Bupati,Gubernur,Menteri,anggota Dewan yang terhormat hingga besan Presiden  juga telah dijebloskan karena mengkorupsi uang negara .

Saya pribadi sependapat dengan pemikiran masyarakat luas bahwa KPK selama ini telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam memberantas korupsi sehingga mempunyai tingkat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat Indonesia. Ini semua berawal dari kenyataan yang telah kita akui bersama ataupun hasil survey lembaga internasional yang menyatakan bahwa Indonesia termasuk dalam 5 besar negara terkorus sedunai. Hal ini sangat memalukan, namun harus kita akui bahwa hal ini nyata terjadi dan ada di segala lini pemerintahan.

Isu yang saat ini tengah jadi pembicaraan hangat adalah tentang :

  1. Tindakan Polri yang menyidik KPK dianggap sebagai kepanjangan tangan pemrintah menggembosi KPK.
  2. Sah atau tidaknya Perpu yang telah ditandatangani oleh SBY
  3. Tokoh yang ditunjuk oleh Presiden untuk menggantikan 3 pimpinan KPK yang telah menjadi tersangka dianggap tidak kompeten.
  4. Akan jadi apa nantinya KPK bila terus digoyang oleh berbagai pihak.

Untuk itu sudilah kiranya Tim tersebut bekerja keras mengingat beratnya beban yang dipikul dengan cara :

  1. Mendengarkan masukan dari berbagai kalangan dan lapisan.
  2. Menentukan kriteria yang jelas dan transparan tentang para calon.
  3. Mempersiapkan metode seleksi yang akuntabel , transparan dan bebas kepentingan.
  4. Bertindak atas nama rakyat bukan demi kepentingan sekelompok orang.

Oleh karena itu marilah sama sama kita lihat bagaimana kerja dari Tim yang telah ditunjuk oleh presiden nanti untuk memilih calon ketua baru, bagaimana sosoknya, bagaimana track record nya, apakah mereka akan memenuhi harapan masyarakat luas…… semoga saja…………

24/09/2009 - Posted by | Kedinasan

2 Comments »

  1. Perjalanan KPK bagaimanapun juga harus kita kawal. Agar tetap dapat bekerja sesuai dengan harapan dan cita-cita di awal pendiriannya. Jangan sampai lembaga yang “super” ini jatuh kepada pihak yang integritas moralnya diragukan. Ambisi memiliki good and clean governance harus ditopang lembaga penegak hukum yang berwibawa. Sehingga cita-cita mewujudkan negara yang bebas dari KKN dapat terwujud.

    Salam hormat bg..

    Comment by wahyu | 25/09/2009 | Reply

  2. Terimakasih Mas Wahyu atas komentarnya., saya setuju berat dengan pendapatnya.Korupsi sudah menjadi musuh nomr 1 di Indonesia tapi ternyata memberantas penyakit ini demikian sulit. Mari kita dukung sepenuhnya pembenahan KPK sehingga dapat berfingsi normal dan memulai lagi perang gerilya melawan KORUPSI>

    Comment by harry | 28/09/2009 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: