MATA HATI

deru suara hati

Batik…..Ayo Berbatik Ria…..


Batik, untuk sebagian dari kita pasti akan langsung memikirkan dalam benaknya tentang kondangan ,kawinan,acara keagamaan,  atau mungkin karena sedang ada acara kantor . Lebih parah lagi kalau yang tergambar dalam benak kita adalah orang Jawa , untuk alasan yang terakhir ini saya harus bilang parah bener deh kalo kita sampai terpikir demikian.

Dari hasil browsing di dunia maya saya dapatkan bahwa batik sebenarnya sudah ada sejak jaman dahulu namun ditulis dengan menggunakan media daun lontar, kemudian pada periode Majapahit barulah berkembang pesat hingga ke jaman kerajaan sesudahnya termasuk Kerajaan Mataram.Pada awalnya batik hanya digunakan oleh kalangan keraton yaitu Raja, bangsawan dan punggawa Istana, namun yang membedakan adalah motif motifnay. Karena ada motif tertentu yang hanya dapat digunakan oleh raja dan keluarganya yang tengah bertahta saat itu. Kemudian batik terus berkembang hingga pada tahun 1920 an pertama kali dikenal batik cetak selain batik tulis yang telah ada secara turun temurun sejak jaman dahulu.

Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat di URL :

http://www.batikmarkets.com/batik.php

http://pesonabatik.site40.net/Sejarah_Batik.html

Diatas tadi  kita baru berbicara tentang sejarah batik, terus bagaimana dengan asal usul nama BATIK itu sendiri, ternyata nama batik berasal dari Bahasa Jawa ‘tik’ yang bermaksud menitik atau menulis titik-titik. Kata ambatik juga bermaksud melukis, menulis, mewarna atau menitik. Dengan demikian sungguh aneh kalau sampai tiba tiba negara tetangga kita Malaysia berani beraninya mengklaim bahwa batik merupakan budaya tradisional mereka, so impossible ha ?

Sejak beberapa tahun yang lalu pemerintah Indonesia telah memeperjuangkan kepada UNESCO suatu badan di PBB yang mengurusi masalah kebudayaan agar batik  dimasukkan sebagai salah satu world heritage atau warisan kekayaan dunia, dan tentu saja warisan tersebut berasal dari Indonesia dong. Kabar gembiranya adalah pada tanggal 2 Oktober 2009 , kurang lebih sebulan lagi UNESCO akan secara resmi akan mengumumkan status batik tersebut.

Informasi ini baru saja saya dapatkan beberapa saat lalu dari milis SMA TN yang menginformasikan berita ini. Teman saya tersebut juga mengeluhkan kok berita ini tidak ada gaungnya sama sekali di Indonesia atau mengapa pemerintah terkesan adem ayem saja dengan berita yang menurut saya sangat menggembirakan ini.

Bukankah momentum ini seharusnya ditangkap oleh pemerintah sebagai suatu kesempatan emas untuk membuat berbagai program dan acara yang dimulai dari tingkat nasional hingga ke daerah daerah untuk menggiatkan pemakaian batik dan puncaknya nanti diadakan pada tanggal 2 Oktober bersamaan dengan pengumuman dari UNESCO.

Kesempatan ini juga dapat digunakan untuk menepis isus isu yang selalu dilontarkan oleh Malaysia tentang kesenian dan budaya kita, Pemerintah sekalian saja buat peraturan  untuk menggunakan Batik dalam acara resmi kenegaraan ataupun acara acara di pemerintahan daerah. Ngapain kita mesti pake jas, sudah jelas negara kita mataharinya bersinar terik sepanjang tahun , mesti pake kemeja dalam, dasi ,terus baru jasnya ,kebayangkan panasnya seperti apa?

Apalagi kalau Presiden dan pejabat pemerintahan saat menerima pelaporan dari para tamu negara, diplomat negar sahabat yang baru ataupun acara lain  selalu menggunakan batik. Pasti yang lainnya juga otomatis akan mengikuti dan meniru, malu……. buang jauh jauh deh, kan gak mungkin Presiden menerima tamu tersbeut dengan batik sablon yang bahannya kasar dan seharga 50 ribu perak. Pasti yang akan digunakan batik tulis dengan bahan sutra yang motifnya oke banget dan sungguh mencitrakan keindonesiaan kita. Saya yakin para tamu asing tersebut akan kagum dan selalu menanyakan tentang apa yang dipakai oleh Bapak Presiden.

Pengalaman saya beberapa kali keluar negeripun dalam setiap acara resmi kita selalu menggunakan batik, ….. dan selalu membangkitkan kekaguman dari mereka tentang keindahan dan nilai seni dari motifnya.

IMG_0062

Ayo kita sebarkan dan ajak siapa asaja yang ada di sekitar kita untuk lebih mencintai batik dan selelu menggunakannya dalam berbagai kesempatan, Apakah anda tahu kapan saat terbaik untuk menggunakan batik ? Jawabannya adalah kapan saja. Bilakah saat yang tepat untuk mulai mengkapmanyekan penggunaan batik? Jawabannya adalah sekarang juga………… jadii…… tunggu apa lagi ?

03/09/2009 - Posted by | Bebas

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: