MATA HATI

deru suara hati

Orang Jepang Kena Tipu


Pada pertengahan Mei tahun 2007 saya mendapatkan kesempatan yang baik untuk mengikuti tugas belajar di Jepang selama kurang lebih  1,5 bulan. Tiga minggu dari masa tugas belajar tersebut dihabiskan di sebuah perfektur atau di Indonesia setingkat provinsi  yang bernama Shizuoka, kota kecil dengan waktu tempuh sekitar 1 jam dengan menggunakan Kereta Api Super Cepat Tokaido  Shinkasen atau sekitar 3 jam dengan menggunakan Tomei Expressway dari ibu kota Jepang – Tokyo.

shi

Kota Shizuoka sangat terkenal dengan Gunung Fuji  ( tereletak di bagian utara dari Shizuoka city ) , orang Jepang sendiri menyebut gunung ini dengan nama Fuji San sebagai bentuk penghormatan karena dianggap sebagai gunung yang mempunya nilai spiritual  tinggi bagi pemeluk agama Shinto. Selain itu kota ini juga dikenal sebagai kota pelabuhan , penghasil buah jeruk dan teh hijau ( oca ) yang juga terkenal sebagai teh hijau dengan kualitas tinggi di dunia .

tea fuji

Gunung Fuji merupakan gunung tertinggi di Jepang dengan ketinggian 3776 M dan merupakan gunung berapi yang maish aktif dan terakhir meletus pada tahun 1707. Setiap tahunnya diperkirakan 200.00 pendaki mendatangai gunung ini untuk menaklukkan puncaknya dengan 30 % diantaranya merupakan pendaki asing. Gunung ini sendiri dikelilingi oleh lima buah danau yang masing masing memiliki titik tertentu sebagai tempat terbaik untuk menikmati keindahan panorama gunung Fuji. Pada tahun 2007 kota ini juga menjadi pembicaraan hangat karena Miss Universe 2007  adalah asli putri kelahiran Perfektur Shizuoka  yang bernama Riyo Muri.

Ryo

Kembali ke cerita awal, ketika berbicara tentang Jepang teman teman pasti langsung terbayang akan kemajuan iptek terutama peralatan elktroniknya dan hal yang sama juga terjadi pda saya dan teman teman yang tugas belajar di sana. Hal yang memang saya niatkan sejak berangkat dari Indonesia adalah membeli kamera digital model terbaru untuk keperluan dokumentasi selama disana dan juga untuk keperluan lain di Indonesia nanti. Dalam pelatihan ini kami yang berlatih di Shizuoka terdiri dari 5 orang Polki dan 1 orang Polwan, dan selama disana kami ditemani oleh 2 orang peneterjemah yang menyertai kami sejak dari tokyo yaitu Okamoto San dan Mari San. Sedangkan  sebagai pendamping kami dari Kepolisian Shizuoka adalah Inspektur Otta, yang biasa kami panggil Otta san ( berdiri ketiga dari kiri )

DSC01659

Suatu saat sehabis latihan dari sebuah Koban/Polsek Otta san memamerkan kepada kami sebuah kamera digital Merk Olympus yang baru saja ia beli di sebuah toko elektronik ( semacam Electronic City ) yang terbesar di Shizuoka, ia juga menceritakan tentang beragam jenis barang serta harga harganya dan segera saja kami menjadi sangat tertarik untuk datang dan berkunjung kesana. Ahirnya tercapailah kesepakatan dengan Otta san bahwa besok jam 5 sore sekembalinya dari Polda kami akan bersama sama pergi kesana.

Keesokan harinya seusai pelatihan dengan menggunakan kendaraan Nissan Jet Star berwarna hitam ( setahu saya model tersebut tidak dijual di Indonesia ) kami segera menuju ke toko tersebut yang berjarak tempuh sekitar setengah jam dari Polda. Sambil jalan kami menyatakan bahwa kami percaya kalau kamera digital yang asli made in Japan pasti kualitasnya baik dan memuaskan, secara iseng kami bertanya kalau kamera baru Otta San itu buatan mana. Dan jebret……… setelah kami lihat kami semua langsung tersenyum dan tertawa terbahak bahak………. ,………… karena ternyata di bagian bawah  kamera tersebut jelas jelas tertulis , “MADE IN INDONESIA “, dan secara serentak kami berkata kepada Otta San…., ” tertipu ni ye!!!!!!!!!”. Dan dibalas Otta san dengan ekspresi muka bingung karena tidak mengerti bahasa Indonesia baru setelah dijelaskan oleh  penerjemah kami barulah ia juga ikut tertawa terbahak bahak bersama kami. Ternyata orang Jepang bisa juga kena tipu ha…….ha……………ha……..

27/08/2009 - Posted by | Bebas

3 Comments »

  1. Mantap bro!
    Menulis emang asyik kan?
    Tuhan saja menulis.
    Malaikan juga mencatat.
    Dan Rasul pun menyuruh sahabatnya menulis…

    Lanjutkan!

    Comment by Dodi Mawardi | 13/01/2011 | Reply

  2. Terimakasih ya Kang Dodi , bikin tambah semangat lagi menulis.Ayo Har….jangan malas

    Comment by harry | 10/02/2011 | Reply

  3. tulisan anda begitu menarik…semoga tambah sukses.amin..

    Comment by rino kurniawan | 19/02/2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: