MATA HATI

deru suara hati

Miranda Rights


miranda

Bagi anda moviegoer alias pecandu film dan hobi berat nonton film  tentang detektif ataupun film tentang polisi terutama film buatan Amerika yang  kesohor sebagai kiblat film dunia pasti tidak asing lagi dengan kata kata yang diucapkan oleh Polisi di Amerika saat mereka menangkap seseorang ,yang bila diterjemahkan kurang lebih menjadi :

  1. Anda punya hak untuk tetap diam.
  2. Apapun yang anda ucapkan dapat digunakan untuk melawan anda di muka pengadilan nanti.
  3. Anda berhak untuk didampingi pengacara saat diinterogasi.
  4. Anda berhak didampingi pengacara yg disediakan negara bila tidak mampu.

Sebenarnya secara lengkap Miranda Warnings ini berisi 5 kalimat peringatan sebagaiamana gambar dibawah ini , namun yang biasanya diucapkan hanyalah dari nomor satu sampai empat saja.

Miranda

Kalimat yang dituliskan diatas dikenal dengan nama MIRANDA WARNING  atau MIRANDA RIGHTS atau MIRANDA RULE  , bagaimana dengan di negara kita? Polri tidak mengenal hukum ini namun kita memiliki suatu istilah yang dinamakan SERUAN POLISI , dan kata kata standar yang biasanya diucapkan adalah, “ Polisi , jangan bergerak!”.

Menurut WWW.dictionary.com Miranda Rules berarti “the rule that police (when interrogating you after an arrest) are obliged to warn you that anything you say may be used as evidence and to read you your constitutional rights (the right to a lawyer and the right to remain silent until advised by a lawyer)”.

Terjemahan bebasnya adalah peraturan dimana ketika polisi menginterogasi seseorang setelah penangkapan diwajibkan untuk memperingatkan orang tersebut tentang hak haknya yang dijamin oleh hukum berupa hak untuk tetap diam dan didampingi oleh seorang pengacara.

Bagaimana sejarahnya sehingga Miranda Rights ini menjadi suatu hukum di Amerika, kalau anda mengira Miranda adalah seorang wanit maka anda salah besar , demikian kisahnya :

Miranda adalah nama seorang pria yang merupakan tersangka pelaku perampokan yang nama lengkapnya adalah Ernesto Arturo Miranda. Pada tanggal 13 maret 1963 terjadi perampokan terhadap seorang pekerja bank hingga mengalami kerugaian senilai $ 800 atau 800 Dolar Amerika di negara bagian Phoenix,Arizona yang mana bila kita melihat peta Amerika maka negara tersebut terletak di bagain tengahnya.Tak berapa lama kemudian polisi menangkap seseorang yang dicurigai sebagai pelakunya bernama Ernesto Miranda

Selama 2 ( dua ) jam interogasi dan tanya jawab, selama itu pula ia tidak didampingi oleh seorang pengacara atau penasehat hukum, ataupun ditawari untuk didampingi pengacara. Kemudiaan ia mengaku tidak hanya melakukan perampokan uang 800 Dolar tersebut tapi ia juga mengaku telah melakukan penculikan dan pemerkosaan terhadap seorang gadis berusia 18 tahun yang dilakukannya 11 hari yang lalu.

Berdasarkan pengakuannya itu maka Miranda dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun. Selanjutnya jaksa penuntut Miranda mengajukan keberatan ke Pengadilan Arizona namun ditolak pada mulanya dan kemudian banding ke Pengadilan Tinggi Amerika barulah keberatan tersebut diterima.

Pada tanggal 13 Juni 1966 Pengadilan Tinggi Amerika membuka persidangan dengan agenda Miranda VS Keputusan Pengadilan Arizona,384 U.S.436 (1966) . Kemudian Pengadilan tinggi mengadakan suatu pengadilan ulang dan menganggap pengadilan di Arizona tidak berlaku dengan alasan pengakuan Miranda tidak dapat dijadikan sebagai barang bukti karena pada saat proses pemeriksaan ia tidak didampingi pengacara.Dan kepadanya diberikan hak hak yang dapat ia peroleh karena berstatus tersangka.

Pada tahun 1966 Pengadilan Tinggi Amerika membuat suatu aturan bersejarah dengan momen utamanya kasus Miranda VS Arizona dimana kemudian kepada setiap tersangaka diberi hak untuk tetap diam,dan penuntut tidak dapat menggunakan pernyataan yang diucapkan oleh tersangka kecuali ia disampingi oleh penasehat hukum.

Kasus ini selanjutnya merubah wajah kepolisian Amerika secara total dalam menangani tersangka pelaku kejahatan atau siapapun juga yang ditangkap oleh polisi, sampai sekarang setiap polisi wajib membacakan Miranda Rights ini atau menyerukannya sebagai peringatan.

POLICE ! , “ You have the right to remain silent. Anything you say can and will be used against you in a court of law. You have the right to speak to an attorney and to have an attorney present during any questioning. If you cannot afford a lawyer, one will be provided for you at government expense”.

Berlakunya Miranda Rights tidak berarti bahwa anda tidak dapat ditangkap bila tidak dibacakan hak diatas, karena pada dasarnya Polisi menangkap seseorang berdasarkan bukti bukti yang kuat dan petunjuk bahwa orang tersebut adalah pelakunya. Tapi ketika tersangka akan diperiksa maka Miranda Rights ini barulah wajib dibacakan.

Bagaimana selanjutnya kisah Ernesto Arturo Miranda ini ? 

Miranda selanjutnya dijatuhi hukuman selama 11 tahun penjara dan dibebaskan pada tahun 1972 ,pada usia 34 tahun ia ditikam dan kemudian terbunuh dalam sebuah perkelahian di bar pada tahun 1976 seorang tersangka ditangkap atas penikaman tersebut dan sebelum ditangkap Polisi membacakan Miranda Rights padanya, sungguh ironis bahwa polisi membacakannya kepada pelaku pembunuhan Miranda.

Negara,    April 2014

Ditulis di Medan dan diedit di Jembrana untuk siapa saja…

————————————————

02/07/2009 - Posted by | Kedinasan

3 Comments »

  1. wah thanks infonya bang, tulisan yang bagusss…terus terang baru ini aku tau latar belakang sejarahnya.
    btw, sy baru tau Abang dah jadi Wakapolres Binjai. selamat bang, semoga tingkat kesadaran hukum warga medan & sekitarnya terus meningkat.

    Horassss,

    Eko, TN 6 asal Medan.

    Comment by Eko Setiawan | 05/07/2009 | Reply

    • Sama sama Mas Eko terimaksih atas komentarnya, rasanya senang sekali ada yang baca Blog dan tulisan saya, salam hormat keluarga di rumah..

      Comment by harry haryadi | 06/07/2009 | Reply

  2. Hebat makasih ilmunya kebantu banget ilmunya buat tugas kampus saya makasih semoga bermamfaat

    Comment by Anna | 24/02/2015 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: