MATA HATI

deru suara hati

Harapan Seorang Polisi tentang Pesta Demokrasi


pemilu

Pesta demokrasi sudah dimulai, bahkan sudah berjalan hampir satu minggu.Bagi kami petugas kepolisian pesta sesungguhnya dimulai sejak sabtu yang lalu setelah secara resmi KPU pusat mengadakan kampanye bersama di salah satu tempat di Jakarta dengan menampilkan seniman Butet Kertadjasa sebagai salah satu bintang tamunya, yang sukses menyentil dan memerahkan telinga seluruh pasangan capres dan cawapres.

Di tempat saya bertugas, senin yang lalu dimulai dengan mengadakan pengamanan kegiatan kampanye Wiranto yang mengadakan temu kader di kediaman pribadi Ketua DPD Golkar Sumut sekaligus juga Walikota Binjai. Sejak pagi kami sudah diharuskan siaga walaupun rombongan baru akan tiba di lokasi menjelang zuhur untuk selanjutnya mengadakan temu kader dan makan siang bersama, syukur alhamdulillah keseluruhann acara berjalan dengan aman hingga usai.

Sudah beberapa hari kampanye berlangsung namun saya lihat pesta ini terasa hambar dan tidak bergaung demikianlah yang saya amati terhadap situasi di tempat saya bertugas di Kota Binjai. Makin banyak menonton televisi dan berbagai dialog yang menampilkan para kandidat hanya makin membuat saya bingung dan bikin kepala tambah pusing. Semua berjanji , semua berkata akan…………..akan…………………., kalau nanti ………………….. kalau seandainya ……………………………………

Bagi saya seorang Polisi hanya berharap bahwa pemilihan ini cukup berlangsung satu putaran saja, karena otomatis kesiap siagaan dan tenaga kami hanya akan terfokus sampai saat pemungutan serta pemungutan suara saja. Selain itu saya pikir juga baik dari sisi ekonomi sebagai suatu langkah penghematan bagi negara walaupun kegiatan ini sudahdirencanakan dan dianggarkan sebelumnya.

Saya tidak berpihak kepada satu pasanganpun karena memang posisi kami harus netral, posisi kami jelas sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh untuk mengamankan pemilu ini agar berlangsung dengan aman , lancar dan tertib tidak ada yang lain selain itu.

Saya juga tidak pernah peduli siapa yang nanti akan keluar sebagai pemenangnya dan kemudian memerintah negara ini selama lima tahun kedepan. Tapi saya hanya berharap bahwa siapapun yang nanti kelak memimpin negara ini ia dapat menitipkan amanah rakyat dipundaknya, memakmurkan rakyat melalui kebijakannya, mencerdaskan rakyat melalui programnya serta yang paling penting :

MAMPU MEMBAWA BANGSA INI BERDIRI SEJAJAR DENGAN BANGSA LAIN DI DUNIA, MENAMPILKAN SOSOK BANGSA YANG BERBUDAYA TINGGI, INDAH ALAMNYA,MAMKMUR PENDUDUKNYA DAN MEMPUNYAI IDENTITAS SERTA HARGA DIRI YANG TINGGI.

Semoga saja pintaku dikabulkan ALLAH, hanya padamu kami meminta, kami memohon dan memanjatkan doa, ya ALLAH di pintumu hamba mengetuk aku tak bisa berpaling.

18/06/2009 - Posted by | Renungan

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: