MATA HATI

deru suara hati

Sumur Tanpa Dasar


mesjid

Kemarin saya bertemu dengan seorang teman baik yang sudah lama tidak berjumpa, kami saling bertegur sapa menanyakan kabar ngalor ngidul sana sini hingga akhirnya teman saya yang bernama Aswin mengatakan bahwa ia baru saja bertemu dengan sesorang yang memberinya nasihat yang baik tentang beramal.

Ia berkata, ” Beramallah seperti sumur, siapapun yang ingin mengambil air dipersilahkan mengambil sebanyak banyaknya ataupun secukupnya sesuai dengan keperluan dan sang sumur tidak pernah takut akan kekurangan karena Allah maha adil, sebanyak apapun air yang diambil atau ditimba permukaan air tidak akan pernah turun atau berkurang tapi akan selalu rata sebagaimana ketinggian air di wilayah tersebut. ”

Nasehat tersebut membuat saya tersentak dan tersadar serta menimbulkan suatu pemahaman baru pada diri saya tentang konsep dalam beramal. Saya sedikit paham bahwa dalam beramal ilmu dan rumus matematis tidak akan berlaku. Karena beramal bukanlah berdagang, berapa banyak anda membayar maka segitu pula barang yang akan anda dapatkan , berapa banyak modal yang ditanamkan maka kurang lebih sekian persen dari modal keuntungan yang bisa diraih.

Hal itu tidak berlaku dalam konsep beramal soleh menurut islam, mengapa demikian karena bukannya besar uang atau barang yang disumbangkan namun ALLAH telah menggariskan ketentuannya bahwa KEIKHLASANLAH yang menjadi tolak ukurnya. Seandainya kita ikhlas maka uang senilai 5 rupiahpun akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah namun sebaliknya bila beramal senilia 5 Milyar namun dgn tujuan untuk meraih popularitas dan agar diketahui oleh semua orang mungkin saja amalan pahalanya 0 alias NOL di mata ALLAH. Perbanyaklah bersedekah dan memberi kepada sesama karena orang yang paling banyak memberi sebenarnya dia juga yang akan paling banyak menerima, baik itu berupa materi ataupun kebahagiaan ,asal dia yakin dan percaya maka memberi tidak akan membuat kita miskin asal kita yakin pada ALLAH.

Nasihat ini terutama saya tujukan kepada diri saya sendiri : Har , ” Sudahkah kamu beramal ? Kemana saja rejekimu kau belanjakan ? Inget Har sedekah nggak bakalan bikin kita miskin !”

Semoga ALLAH selalu memberikan nur petunjuk NYA dan mengiringi setiap langkah kita mengarungi kehidupan ini.

08/06/2009 - Posted by | Renungan

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: