Doa Buat Ananda
22/02/2010
KELAHIRAN ANANDA TELAH LAMA DINANTI
KEHADIRAN ANANDA SEMARAKKAN HATI KAMI
TANGISAN PERTAMA ANANDA BAHAGIAKAN JIWA KAMI
SENYUM MANIS ANANDA PENGOBAT HATI KAMI
TAK TERPERI RASA SYUKUR KAMI PADAMU ALLAH
ATAS SEGALA NIKMAT DAN KARUNIA MU
ATAS SEGALA PINTA YANG KAU BERI
ATAS SEGALA DOA YANG TERKABUL
LEKASLAH BESAR ANANDA
DOA KAMI SELALU MENYERTAI
JADILAH PERMATA KELUARGA
JADILAH ANAK YANG BERBAKTI
JADILAH PELITA DIMANAPUN KAU BERADA
KASIH KAMI MENGIKUTI SEPANJANG JALAN
Ramadhan
25/08/2009
Kali ini ia datang lagi ke pintuku
Selalu datang dengan membawa cahaya yang sama
Apakah diriku juga masih sama
Terkungkung dalam kepekatan dan kebodohan diri
Secercah asa selalu terbentang
Menidurkan kekelaman yang lama terpendam
Ingin kuraih semua asa
Di bulan yang penuh maghfiroh
Ramadahan oh ramadhan
Ingatkan diri akan kemuliaan MU
Kemudahan dan keuntungan yang kau beri
Mengapa hati ini masih juga terkunci
Selalu mengkur diri bagai kertas putih
Nyatanya penuh dengan noda
Ya ALLAH ingatkan diri ini
Sucikan diri memasuki bulan ampunanmu
Ingin kuraih semua pahala
Ingin kuhapus semua dosa
Ingin kutingkatkan semua amal ibadah
Agar menjadi fitri di Syawal Nanti
Ya ALLAH gembirakan hati ini menyambut bulan MU
Semangatkan diri untuk menyambut cahaya kemuliaanmu
Tekadkan hati ini untuk beribadah dengan keikhlasan
Tinggalkan semua kemalasan dibelakang
Buka mulut ini untuk menyebut nama MU
Buka mata ini untuk memuji kebesaran MU
Lapangkan jalan ini untuk menuju ke rumah MU
Kabulkan semua tobat dan pengampunan
Semoga Ramahan ini menjadi ramadhan terbaik yang pernah hadir
Kumohon kemurahan MU menikmati Ramadhan menjelang
SEWINDU
29/07/2009
Tepat sewindu kami mengikat janji
Menautkan hati berikrar sehidup semati
Untaian kata yang masih melekat hingga kini
Lalui jutaan kilo yang terlewati
Ada saat kami tertawa bahagia
Namun ada kalanya menangis bersama
Datang jua saat murka merebak
Dan sayangku terdiam berlinang air mata
Sobekan hati dan rangakaian pertentangan diri
Sarana penyempurnaan hati
Rejaman rasa duka lara
Obat mujarab tuk pulihkan bahagia
Dua matahari telah datang menyinari kami
Pembawa ceria tiada terkira
Semoga sang bulan akan datang
Dia yang tengah lelap di peraduan rahim sayangku
Makin hari makin ku menyintanya
Makin kubutuh dirinya
Separuh nafas yang menyempurnakan jiwaku
Genggam erat jemariku jangan kau lepaskan……. sayangku
Medan, 29 Juli 2009
Untuk istri dan anak anakku tercinta
Para Pembela Tanah Air
02/07/2009
Bangsaku lahir dari pergulatan jiwa raga dan lintasan sejarah
Lalui selaksa tahun lewati pusaran ruang dan waktu
Menggetarkan Asia sampai ke telatah Tiongkok
Rentangkan lebar sayap hingga negeri Tumasik
Gunungnya tinggi menjulang menyangga angkasa
Langitnya biru seramah budi pekerti warganya
Lautnya berkilau laksana hamparan perak mengikat pulau negeriku
Tanahnya surga bagi segala flora dan fauna
Merah putih ada di benak kami sebagai sumber olah pikir maju
Merah putih ada di hati kami cermin ketulusan hati berbudi
Merah putih mengalir dalam aliran darah perlambang gelora semangat
Merah putih perwujudan tingkah laku nan teladan
Tak kubiarkan sejengkal tanahpun beralih
Tak kurelakan seujung pulaupun terenggut
Tak kuikhlaskan sejumput awanpun tersobek
Tak kuijinkan harga diri bangsa tercabik
Wahai putra terbaik bangsa bangkitlah
Tanah ini haus akan rindumu
Tanah ini lapar akan perjuangan dan karya baktimu
Wahai para pembela tanah air dengarlah seruan ibu pertiwi
SATUKAN DERAP LANGKAH DEMI KEJAYAAN NEGERI
Setiap Hari
18/06/2009

Setiap hari ku belajar tuk mencintaimu
Memahami dirimu lebih dari sebelumnya
Mengartikan senyum manismu
Hanyalah memang untukku
Memahami raut wajahmu
Adakah rona kekesalan padaku
Mengamati gerak tubuhmu
Agar ku tepat menyikapimu
Mendengarkan canda tawamu
Pertanda bahwa kebahagianku jua bersamamu
Setiap hari dan tak pernah jemu
Selalu ada yang baru darimu
Membuatku harus dan selalu
Memperbaharui cintaku padamu
Karena kau memang begitu
Memepesonaku dari waktu ke waktu……..setiap hari
dedicated to my lovely wife ” Lisa”