Ananda adalah matahari pertama kami

Tangisanmu menggetarkan relung hati kami

Kehadiranmu sungguh kami nanti

Telah beranjak dewasa dikau kini

Delapan tahun usiamu ini

Selama itu telah kau semarakkan hati kami

Tingkah lakumu yang lucu dan menggemaskan hati

Telah berganti dengan kedewasaan yang perlahan bersemi

Doa kami selalu menyertaimu ananda

Agar engkau menjadi anak yang soleh

Berbakti pada orang tua dan Agamamu.

Mencintai dan menyayangi kedua adikmu

Padamu kami berharap wahai Putra pembuka

Padamu selalu kami panjatkan doa dan pinta

Padamu kami menaruh harap dan asa

Kelak jadi orang yang berguna

Dimanapun engkau berada

Ingatlah ananda

Kasih ayah bundamu

Selalu hadir membayangi

———–

Papi,Mami,Rizqy dan Jasmine selalu menyayangimu

Menantikan saat saat kelahiranmu merupakan salah satu moment paling berharga dan penting dalam kehidupan ayah bundamu. Dapat ayah saksikan  betapa beratnya perjuangan dan penderitaan ibumu dalam melahirkanmu, teriakan, tangisan dan semangat serta ridho ALLAH yang membuat proses kelahiranmu berjalan dengan lancar.

Ketika tangisan pertamamu menggema mengguncang dunia , kami semua tersenyum dan tanpa tersadar terucap dari mulut kami ALLAHU AKBAR, sungguh besar kasih sayang ALLAH kepada kita semua anakku. Rasa sakit serta perih yang ditanggung bundamu seketika berubah menjadi senyum yang teramat manis padamu nak , kelak kala kau dewasa  ingatlah baik baik perjuangan ibundamu jangan sampai kau menyakiti hatinya.

Nabi besar kita Muhammad SAW ketika ditanya siapa yang paling harus kita hormati dalam hidup ini menjawab, ” Ibumu…ibumu…ibumu”.  Ayahmu menyaksikan dan merasakan bagaimana penderitaan ibumu sejak kau dalam kandungan hingga melahirkanmu.

Tiga bulan pertama kehidupanmu dalam kandungan dilalui bundamu dengan rasa mual, lemas,muntah dan pusing tak terhingga. Namun ia tetap tabah dan tegar menanggung semua beban tersebut. Segala rasa ditahankan bundamu hanya untukmu ananda.

Tiga bulan kedua ditandai dengan hentakan lembut detak jantungmu , pergeseran lembut badanmu dalam kandungan. Betapa sulitnya bundamu dalam bergerak, tidur dan berjalan semua dinikmati dan diterima dengan ikhlas demi kau anakku.

Tiga bulan terakhir selanjutnya tidak berkurang rasa itu , namun makin hebat rasa yang harus ditanggung bundamu, sulit tidur, badan yang gatal, kesulitan kebelakang hingga kesulitan berjalan. Ayahmu melihat tanpa bisa berbuat apa apa kala bundamu meringis kesakitan ketika kau menendang  perutnya, kalau badanmu berputar dalam kandungan, dan kala rambutmu bergeser ke dinding rahim bundamu. Sungguh luar biasa ibundamu anakku, segalanya dilalui tanpa mengeluh demi , rasa sakit langsung berganti dengan senyum merasa serasa membelai mu dan berkata ,” Adek….sedang ngapain sayang, jangan nendang mami keras keras ya!”

Tahukah kau anakku bagaimana paniknya ibumu saat kami memeriksakan kandungan dan dokter mengatakan bahwa untuk usia kandungan yang 7 bulan berat badanmu hanya 2 kg, Sementara berat normal adalah diatas 2,5 kologram. Dapat ayahmu saksikan betapa gundah gulana hati ibundamu , ” Papi…mami kepikiran kok berat anak kita kurang ya, mami nggak bisa tidur dan kepikiran terus!”

Kemudian ibundamu menahankan segala rasanya dengan meningkatkan asupan makanan bergizi dan minum susu demi kesehatan dan perkembangan tubuhmu dalam kandungan. Ketika dokter mangatakan bahwa ananda lahir dengan berat 3,9 kilogram dan panjang 50 cm dengan senyum penuh makna dan kerlingan mata penuh kasih bunda berikan pada ayahmu. Sungguh dapat kurasakan betapa besar dan kuatnya rasa kasih sayang dan cintanya padamu Nak, sekali lagi ayah memohon ,”Jangan sampai kau sakiti hatinya kelak Anakku!”

Kelahiranmu sungguh merupakan anugrah tak terhingga bagi ayah bundamu. Segala doa dan pinta kami berdua serasa dibayar tunai oleh ALLAH , sungguh besar sayang NYA pada kita semua anakku .

Kelahiranmu disambut dengan gembira pula oleh kedua abangmu, tahukah engkau anakku bahwa mereka telah memberikan boneka pada ibumu seraya berkata , ” Mami… ini boneka Teddy bear dari Rizqy  dan guling Rabbitnya dari Mas Firman untuk adik Jasmin “. Bagaimana kedua abangmu selalu mencium perut bundamu sebelum mereka tidur dan berangkat sekolah sambil berkata, ” Adek jangan nakal ya…kasian nanti Mami…..!”.

Saat dirimu lahir ke dunia segera Ayahmu kumandangkan azan ketelingamu agar kau selalu ingat bahwa kelahiranmu, kehidupanmu , kehidupan kita semua adalah merupakan rahmat dari ALLAH SWT. Jadilah anak yang solehah, menjadi seorang muslimah yang taat, berbakti pada kedua ayah bundamu dan bermanfaat bagi masyarakat .

Saat kau dewasa kelak ingatlah dengan baik pesan Ayahmu ini, sayangi bundamu ,jangan kau lukai hatinya . Anakku doa kami semua selalu menyertaimu….. selalu sepanjang hayatmu.

Ulang Tahun

25/01/2010

Pada hari Minggu kemarin tepatnya tanggal 24 Januari aku merayakan ulang tahun ke 35 …….. makin tua dan makin berkurang masa berkelana sebagai kafilah di muka bumi.Namun kali ini berbeda dari tahun tahun sebelumnya, karena besok hari Minggu maka aku bisa tidur di rumah dan  seperti biasa ritualnya adalah nonton TV sampai tiba akhirnya TV yang gantian nonton aku dan istri.

Sekira pukul 06 pagi aku dikagetkan dengan teriakan ,” HOOOOYYYYYY” ditelingaku , spontan aku kaget dan langsung duduk di tempat tidur. Baru saja mau marah marah ternyata berdiri di hadapanku dua matahari kebanggan kami Firman dan Rizqi yang tertawa tawa gembira serta istri tercinta yang membawa kue ulang tahun dengan lilin bertulisakan angka 35 tahun  menyala dengan indahnya .

Ternyata Rizqy yang berteriak di telingaku dan dengan tatapan polos bocah berumur 5 tahun dia berkata , ” Papa bangunlah Pa! Ayo kita tiup lilinnya , Rizqy kan sudah lapar mau makan kuenya “. Dan kemudian bersama sama kami meniup lilin tersebut dan menyanyikan lagi Selamat Ulang Tahun kemudian saling berbagi peluk dan cium hangat.

Bertambahnya usia membuatku berpikir tentang apa saja yang telah ku lakukan selama 35 tahun berkelana di muka bumi ini, apa saja yang sudah kucapai, apa saja yang sudah kulakukan untuk orang tuaku , segala macam pikiran menari nari di benakku, beberapa hal yang kurasakan di hari yang spesial ini :

1. Bersyukur

Tiada yang lebih pantas selain mengucapkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT  atas segala karunia nikmat yang telah diberikan sepanjang hidupku. Secara jujur saya harus berkata bahwa ,” Saya termasuk orang yang beruntung “. Diberikannya keluarga yang selalu memberikan kebahagiaan dan keceriaan, penghibur di kala susah dan tempat berbagi kesenangan. Diberikannya aku pekerjaan dan jabatan yang baik untuk menafkahi keluarga dengan layak , dianugrahi dua matahari yang senantiasa menyinari rumah tangga kami tiada henti bahkan awal bulan depan Insya Allah sang bulan juga akan datang menerangi malam kami di rumah. Ya , ALLAH jadikanlah kami umatmu yang senantiasa bersyukur dan pandai mengucapkannya , kami yakin akan janjimu,” Barang siapa yang bersyukur , maka akan kutambah nikmat mu!”.

2. Merenung

Bertambahnya usia , seperti yang kusampaikan diatas berati makin pendek pula masa hidup di dunia. Sebagai umat beragama yang beriman pada hari akhir , benakku berkata apakah kebaikan dan perbuatan bermanfaat yang telah kulakukan lebih banyak daripada dosa dan kesalahan yang kuperbuat.  Aku menyadari bahwa aku jauh dari sempurna dan teramat banyak kesalahan yang kulakukan, semoga momentum ini dapat kumanfaatkan dengan sebaik baiknya untuk menatap ke depan yang lebih berarti lagi.

3. Berencana

Rencana kedepan sudah harus kupikirkan baik baik lagi dari sekarang. Sudah saatnya aku membuat rencana jangka pendek dan jangka panjang dalam menata karier dan keluarga sehingga keduanya bisa berjalan seimbang. Harapanku peningkatan karier juga akan menambah kesejahteraan dan kebahagiaan keluarga. Beberapa orang mungkin mengatakan ,” Biarkan  saja hidup mengalir seperti air” , aku tidak mengingkarinya , bukankah lebih baik lagi bila kita rencanakan dengan sebaik baiknya,bukankah perencanaan yang baik akan menghasilkan akhir yang baik pula.

4. Berbuat

Semua perencanaaan yang dibuat dengan baik bahkan mendekati sempurna bila itu TIDAK DILAKUKAN hanya akan melahirkan kesia siaan semata . Hal itu menandakan aku harus berbuat untuk mewujudkan semua rencanaku agar terealisasi, caranya dengan bekerja lebih giat lagi, berdoa lebih khusuk lagi, bersyukur lebih banyak lagi dan terakhir minta restu dari orang tua dan memohon pada Allah agar semua yang kita lakukan tidak sia sia , bukankah semua akan berjalan atas kehendaknya. Tidak ada sehelai daunpun yang jatuh ke muka bumi tanpa sepengatahuan dan ijinnya.

5.  Hidup sehat.

Aku ingin semua mimpi dan harapanku terwujud, memiliki karir yang bagus, menyaksikan anakku tumbuh besar bahkan samapi menimang cucu , aku ingin menyaksikan istriku hidup senang, aku ingin membahagiakan kedua orang tua dan mertua lebih baik lagi, dan lain sebagainya. Itu semua tidak akan bisa terwujud bila kita tidak diberikan kesehatan , makanya perbanyak olah raga, istirahat, memilih menu makanan secar bijak dan perbanyak senyum agar wajah manjadi bersinar dan hati menjadi tentram.

35 tahun bukanlah waktu yang singkat juga bukanlah usia yang cukup panjang, dengan mengucap Bismillah tengadahkan tangan dan kepala  doa keharibannya , semoga semua doa akan dikabulkan , semoga semua pinta akan diberikan, semoga semua kesulitan dijauhkan, semoga semua pintu dibukakan , dan semoga aku dan keluargaku menjadi umat NYA yang lebih baik lagi.

Binjai, 25 Januari 2009

Kehamilan

11/12/2009

Sejak awal pernikahan kami 8 tahun yang lalu ( nggak berasa lo kalo ternyata sudah sewindu usia pernikahan kami ) seingat saya kami tidak pernah membahas berapa jumlah anak yang kami inginkan nantinya, yang pasti kami ingin cepat cepat memperoleh momongan sebagai buah cinta kasih kami.

Alhamdulillah doa kami dikabulkan Allah tepat sebulan setelah menikah istriku mengabarkan bahwa ia hamil ….aduh senangnya hati saat itu. Padahal kami terpisah 12 jam perjalanan dengan kereta api ,karena aku sedang kuliah di PTIK jakarta sedangkan istri bekerja di Jogja. Tepat 9 bulan 10 hari lahirlah putra pertama kami di Jakarta dan diberi nama Argya Firman Adhani.

Kemudian setelah Firman berusia 3 tahun timbul keinginan kami untuk memberi adik buat si Firman, kehamilan kedua ini lebih parah, dalam artian triwulan pertama kehamilan istriku benar benar tidak mau makan hingga khirnya harus diinfus. Untunglah bahwa tetangga kami seorang bidan sehingga tidak perlu harus dirawat ke rumah sakit namun hanya bed rest di rumah dan selang infus cuma digantung di terali besi jendela kamar ( ha….ha…., maklum darurat ), kasian Firman yang masih kecil kalau bundanya harus di rumah sakit.

Kalau yang pertama Made in Betawi, maka anak kedua kami diberi nama Dwi Irsyad Rizqullah dan asli Anak Medan. Persalinan berjalan dengan cepat dan lancar, pukul 07.00 WIB masuk ke rumah sakit dan pukul 08.30 sudah lahir dengan selamat. Saat itu saya benar benar menginginkan seoarng anak perempuan, sehingga walaupun dokter mengatakan bahwa menurut hasil USG anak kedua kami laki laki lagi saya memilih tidak mempercayainya hingga nanti lahir. Ketidakpercayaan itu terus berlanjut hingga proses bersalin, bahkan ketika dokter mengeluarkan bayi dari rahim dan kelamin si jabang bayi masih tertutup ari ari aku tetap membatin dan berdoa semoga yang lahir adalah anak perempuan……..dan ternyata sukses si jabang bayi berkelamin laki laki. Apapun itu kuterima dengan rasa syukur alhamdulillah dan terimakasih pada ALLAH bahwa baik ibu dan anak berada dalam kondisi sehat waalfiat tanpa kurang suatu apa.

Dan sekarang setelah Rizqi berumur hampir 5 tahun istriku kembali mengandung anak ke 3 kami ,bila semua berjalan sesuai dengan rencana maka bulan Februari tahun depan ia akan lahir ke dunia ini menyemarakkan hari hari kami. Proses kehamilan kali ini berjalan lancar tidak seperti sebelumnya , mungkin karena sudah yang ke tiga sehingga istriku sudah lebih siap menghadapinya . Tapi situasi mutah,mual dan mabok pasti tidak terhindarkan dan dengan setia menghampiri pada triwulan pertama kehamilannya.

Doaku semoga kali ini kami akan dikaruniai seorang anak perempuan yang cantik ,sehat waalfiat demikian juga dengan ibunya. Sekarang aku tengah menikmati ritual malam kami sebelum tidur yaitu memegang perut istriku dan merasakan tendangan si kecil yang demikian lincah bergerak di dalam kandungan, sebuah peristiwa yang kontradiktif terjadi aku gembira karena gerakan tersebut sedangkan istriku meringis karena perutnya di tendang ha….ha….ha….. Atau bila tidak maka biasanya istriku akan memamerkan perutnya yang membuncit dan aku dapat melihat dengan jelas bagaimana pergerakan kulit perut istriku karena si jabang bayi berpindah tempat Allahuakbar sungguh maha besar ALLAH dengan rahmatnya.

Doakan kami ya semoga nanti semua berjalan lancar hingga saatnya tiba.

menjemurLebaran , memang tidak pernah habisnya kita membahas tentang lebaran,hari kemenangan, hari yang fitri dan hari yang sungguh dinanti nanti terutama oleh semua anak anak ,baik yang berpuasa ataupun yang mulai belajar puasa. Saya jadi teringat banyolan yang rame dikirim oleh beberapa teman di milis yang saya ikuti dengan subjek Flu Pembantu. Pada awalnya saya hanya senyum senyum saja membaca posting tersebut, karena merasa sudah merencanakan dengan matang jauh jauh hari bahwa saat lebaran nanti  sudah menyiapkan seorang pembantu untuk menggantikan 2 orang pembantu saya yang pulang dalam artian benar benar pulang dan tidak kembali lagi setelah 2 tahun bekerja di rumah.

Tetapi ternyata apa yang terjadi teman teman…………. Hanya 2 hari menjelang lebaran saya serasa mendapatkan hantaman palu godam hingga membuat kepala pusing 7 keliling. Istri tercinta mengabarkan bahwa mendadak mendapat kabar bahwa Sri, calon pembantu yang akan kerja di rumah kami saat lebaran mengatakan tidak jadi alias batal bekerja.

Nyut nyutan di kepala yang harus memikirkan pelaksanaan Operasi Ketupat serta memenuhi kebutuhan  Lebaran di rumah ( sebenarnya ini yang bikin kepala tidak hanya nyut nyutan , tapi juga muntah muntah , ha….ha…ha….. ) bertambah parah dengan kabar buruk tersebut. Ada beberapa hal yang membuat peran pembantu sangat dibutuhkan saat lebaran tersebut :

  • Istri Saya tengah hamil 4 bulan , kasian banget kalau dia mesti kerja keras.
  • Anak saya , 2 bocah yang perkasa tersebut terkenal tidak bisa diam dan hobi menidakrapikan rumah.
  • Bakalan banyak tamu dan siapa yang harus membantu menyuguhi makanan serta mencuci gelas serta piring nantinya?
  • Cucian dijamin menumpuk.
  • Tidak ada yang disuruh memandikan anak.
  • Beres beres dan bersihkan rumah.

Otomatis saya pun kelabakan menelpon kesana kemari dan menghubungi siapa saja yang saya kenal serta dianggap mampu untuk  membantu di rumah saat lebaran nanti. Dan akhirnya saya harus menerima keadaan bahwa kali ini kami akan berlebaran tanpa pembantu yang berarti semua daftar diatas yang telah disebutlkan akan dikerjakan oleh kami berdua, nasib……….oh nasib………………

Otomati selama seminggu penuh sejak lebaran saya benar benar mengalami profesi ganda. Profesi asli Polisi dan sampingannya adalah pembantu rumah tangga. Begiti bangun pagi maka tugas pertama adalah memandikan kedua anak lelaki saya. Selama ini saya pikir pekerjaan ini sepele saja, namun kenyataannya bila dilaksanakan akan membuat kita lebih cepat tua 3 tahun, percaya nggak ? Berikut penjelasannya.

Anak tertua saya Firman berusia 6,5 tahun dan yang kedua Rizqi berumur 4,5 tahun kebayang nggak gimana lincah,nakal,keras kepala dan tidak mau diaturnya anak anak pada usia tersebut. Saat ini kita belum membahas msalah mandi tapi baru persiapan sebelum mandi. Menyuruh salah satu anak saya untuk menentukan siapa yang akan mandi duluan sudah menjadi suatu masalah yang rumit. Keduanya asik main dan tidak ada  yang mau disuruh mandi duluan. Kalau ditanya Firman maka dia akan menjawab, ” Adik aja duluan pa!”. Kalau adiknya yang ditanya maka dengan entengnya akan dijawab,” Kemarin sore kan Rizqi sudah duluan , sekarang giliran Mas Firman!”. Kalau sudah begitu terus siapa yang harus mau mandi duluan, maka mau tidak mau bentakan bentakan serta nada nada yang bersifat ancaman harus dikeluarkan agar mereka berdua mau nurut dan mandi .

Kemudian saat mandi, dalam kondisi sudah telanjang dan siap diguyur dengan air tiba tiba Firman ngotot harus mandi pakai air panas…… apa nggak tambah mumet tuh. Belum lagi susahnya menyabunkan karena dia asik main kapal kapalan, merayu biar mau sikat gigi plus selalu bergerak kesana kemari tidak mau diam. Dijamin proses memandikan ini saja sudah memperpendek umur 2 bulan.

Setelah mandi, mengeringkan badan mereka dengan handuk juga bukan perkara gampang karena dia akan lari kesana kemari dan membasahi lagi lantai yahg sudah dipel oleh istri saya saat subuh tadi . Acara ini baru akan berhenti setelah adanya bentakan keras yang menggelegar barulah Firman atau Rizki diam dan bersedia dihanduki. Kemudian mengolesi minyak telon,dibedakin, diberi minyak rambut dan terakhir diberi lotion biar tangan dan kakintya tidak kering. Barulah saya bisa memakaikan baju ,inipun dengan catatan mereka tidak prote dengan baju yang saya pilihkan untuk mereka pakai.

Ini baru memandikan anak, belum perkara yang lain seperti merapikan tempat tidur,mengepel,mencuci piring,mencuci dan menyetrika yang saya kira tidak perlu dibahas lagi  panjang lebar namun terbayang kerepotannya karena kita yang harus melakukannya.

Sungguh lebaran kali ini benar benar bermakna bagi saya pribadi, capek,dongkol,kesel tapi ternyata juga mendatangkan kenikmatan karena lebih mendekatkan saya dengan anak anak . Makna lain adalah membuat saya lebih menghargai mbak mbak pembantu yang selama ini melayani kemai sekeluarga. Ternyata pekerjaan yang biasanya cukup kita perintahkan dengan satu kalimat mempunyai begutu banyak penjabaran serta jalan yang berliku sebelum pekerjaan tersebut terlaksana serta kita dipuaskan dengan hasil yang kita lihat atau rasakan.

Mbak pembantu cepatlah datang lagi……………… kusudah tak sanggup lagi………………..!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.