Peraturan Kapolri ini membahas secara detil tentang bagaimana sebuah proses penyidikan berjalan yang bermula dari sebuah Laporan Polisi hingga berakhir dengan penyerahan berkas,tersangka dan barang bukti kepada pihak Kejaksaan.
Banyak hal yang menarik yang bisa kita temui disini yang sepertinya banyak kita lupakan dan luput dari pengamatan, padahal seharusnya menjadi pedoman kita dalam melakukan penyidikan.
Tahukah anda bahwa sebenarnya Perkap ini telah mengatur bahwa sejak saat penerimaan Laporan Polisi di SPK seharusnya sudah ada petugas Reskrim yang wajib mendampingi petugas piket untuk memberikan nasehat dan bantuan awal yang berkaitan dengan pengaduan tersebut.
Atau , sudahkah kita melaksanakan pembuatan Surat Perintah Penunjukan Pengawas Penyidik untuk setiap kasus pidana yang ditangani oleh seorang penyidik.
Mengertikah kita bahwa Laporan Hasil Penyelidikan harus diserahkan paling lambat 2 hari setelah waktu penyelidikan berakhir dan dibuat dalam bentuk tertulis kepada atasannya.
Ternyata masih banyak lagi hal yang tidak kita ketahui dan bila kita lakukan dengan benar sesuai prosedur yang ada mudah mudahan keluhan dan komplain yang banyak kita dapatkan selama ini akan berkurang.
Sulit……, memang sulit , tapi bukankah jalan yang sulit tapi mulia akan membuahkan keberhasilan dan keagungan.
Semoga lampiran Perkap ini akan memperkaya khasanah pengetahuan kita tentang bagaimana melakukan penyidikan dan penyelidikan dengan benar dan lebih baik lagi.
Lembang , 24 Juli 2011
LESSON FROM LIFE
24/07/2011
Hidup selalu memberikan pelajaran berharga dari tiap nafas yang kita hirup, dari tiap pekerjaan yang kita lakukan dan dari tiap keberhasilan serta kegagalan yang kita raih. Hari ini hidup juga telah memberikan pelajaran yang tak ternilai bagi diri saya.
Berawal dari kunjungan ke kamar salah seorang teman di dormitory tempat saya bersekolah, tapa sengaja saya diajak untuk melihat tayangan Mario Teguh di salah satu stasiun televisi swasta , topik kali ini adalah ‘AN Officer and a Gentleman” , dari sana saya beranjak mengunjungi akun facebook Mario Teguh dan begitu banyak yang saya dapatkan hingga saya tidak dapat mencernanya satu persatu, mungkin dengan mengunyah sedikit demi sedikit nasehat yang sangat bernutrisi tersebut barulah saya akan menemukan nimatnya makanan tersebut dan kemanfaatannya bagi tubuh saya.
Fokus saya adalah pada pengembangan diri saya dan kepasrahan kepada Allah SWT , ternyata begitu banyak yang harus saya benahi dari dalam diri sendiri untuk mencapai suatu yang lebih mulia dan bernilai bagi kehidupan saya.
Ternyata saya masih harus lebih giat lagi untuk membangunkan raksasa yang tengah terlelap dalam jiwa saya, yang telah sekian lama tidak diganggu dari peraduannya. Saya masih harus melihat kedalam diri saya lagi untuk mencapai dasar hati…ternyata semuanya berawal dari ketidakpuasan dari apa yang telah saya miliki dan raih tapi melupakan kelebihan yang tertanam dalam diri serta keberhasilan yang telah saya capai.
Meratapi kekurangan ternyata hanya menghambat saya untuk memaksimalkan kelebihan yang saya miliki , mengagungkan kelebihan orang lain ternyata hanya berdampak pada pengkerdilan diri sendiri.
Untuk itu saya harus mulai dari penataan diri , menomorsatukan keluarga sebagai kekuatan utama dalam hidup setelah kecintaan pada Illahi serta berusaha yang terbaik dalam setiap usaha dan langkah serta memulai setiap hembusan nafas, setiap inisiatif pikiran dan setiap usaha dengan ikhlas dan percayalah bahwa niat yang baik, usaha yang baik akan berakhir dengan hasil yang baik pula.
Lihatlah kedalam hatimu , karena sesungguhnya ia adalah tempat bercermin yang sesungguhnya , yang tetap berpendar terang kala tidak ada cahaya secuilpun, yang tetap menyuarakan kebenaran walau dilingkupi kebohongan yang berusaha menggulungnya , yang tetap memberikan harapan kala diliputi kegagalan yang hina.
Pada Allah ku berserah, bersihkanlah hati ini, jangan kau biarkan aku melakukan hal hal yang aku senangi namun sesungguhnya merupakan perbuatan yang engkau benci, beri hidayahmu dan sucikan hati untuk memasuki Ramadhan yang datang menjelang.
never too late to start, than starting when it is too late…
Lembang , akhir Juli 2011